PERAN PERGURUAN TINGGI DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI (THE ROLE OF UNIVERSITIES IN THE ERADICATION OF CORRUPTION)

  • Alum Simbolon Universitas Pelita Harapan

Abstract

 Presiden menyatakan dan menegaskan stop korupsi dan menginginkan  perlunya dilakukan reformasi hukum karena semakin banyaknya para pejabat negara bahkan petinggi negara yang tanpa malu melakukan korupsi, dan menerima suap. Bapak Presiden memanggil beberapa pakar hukum ke istana negara dan mendengar pendapat para ahli hukum bagaimana cara untuk memperbaiki sistem yang ada di negara Republik Indonesia dan yang dipanggil tersebut lebih dominan dari akademisi.  Korupsi merupakan perbuatan bejat terhadap negara dan rakyat yang dilakukan untuk memberikan keuntungan besar bagi dirinya sendiri,  yang dilakukan  tidak resmi dengan mempergunakan hak dari pihak lain,  dengan menyalahgunakan jabatannya untuk memperoleh suatu keuntungan dan memperkaya diri sendiri  yang dilakukan berlawanan dengan kewajiban yang seharusnya dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Mengantisipasi hal ini, Perguruan tinggi diharapkan melahirkan sarjana yang beriman dan cerdas,  harus menciptakan transformasi moral yang tinggi dan keteladanan dalam bertindak dan bersikap dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Perguruan Tinggi perlu mengembangkan laboratorium moral dan sosial secara internal dengan memperdalam pendidikan agama dan etika, sehingga ke depan metode pembelajaran tidak hanya bersifat tekstual, tetapi bersifat kombinasi antara teori dan fenomena sosial. Memberikan mata kuliah pendidikan anti korupsi, memperdalam pendidikan kewarganegaraan dengan mengedepankan pendidikan pendahuluan bela negara, karena dengan membela negara berarti tidak melakukan korupsi karena korupsi merupakan perbuatan bejat yang merusak negara.Tidak dapat ditawar lagi bahwa perguruan tinggi harus melakukan inovasi baru dalam pengembangan strategi dan program pemberantasan korupsi memberi dengan memberikan masukan konkrit bagi pemerintah tentang metode pemberantasan korupsi dari hulu sampai hilir, mengedepankan kejujuran. Peran perguruan tinggi dengan kekuatan kompetensi dan profesionalisme segenap civitas akademika terutama yang di fakultas hukum, dapat digunakan sebagai lembaga pengawas untuk memastikan akuntabilitas kinerja para penegak hukum dan sekaligus menjadi kelompok pengontrol yang efektif untuk menjamin pemberantasan korupsi dijalankan sebagai  amanah dari Tuhan Yang Maha Esa. Bukan hanya berada di Pusat namun pengawas harus ada disetiap Propinsi, pengawas ini harus diseleksi dan memilih yang berintegritas tinggi kepada negara, yang jujur dan beriman, memahami nilai-nilai Pancasila sebagai wujud cinta tanah air. Pengawasan ini merupakan peran perguruan tinggi dalam membantu pemerintah untuk memberantas tindak pidana korupsi di Indonesia yang semakin merajalela tanpa malu seperti yang terjadi baru ini Operasi Tangkap Tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada salah satu Pejabat Negara.Kata kunci: Pemberantasan Korupsi, Penyalahgunaan Kewenangan, Tanggungjawab, Peran, Perguruan Tinggi 
Published
Mar 1, 2017
How to Cite
SIMBOLON, Alum. PERAN PERGURUAN TINGGI DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI (THE ROLE OF UNIVERSITIES IN THE ERADICATION OF CORRUPTION). Prosiding Fakultas Hukum UPH Medan, [S.l.], mar. 2017. Available at: <https://ejournal-medan.uph.edu/index.php/Prosiding/article/view/274>. Date accessed: 04 oct. 2022.