ANALISA TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI PADA PT. BJMS DENGAN FRAMEWORK ITIL VERSI 3 DOMAIN SERVICE OPERATION
Abstract
Sejakdahulu, memulaibisnissuatuhanyamemerlukan modal dan produkataupunjasa yang dapat di perjualbelikan. Namununtukmemajukan dan mengelolabisnis yang dikerjakanmembutuhkanpengetahuanuntukmengelola yang benar. Dengansemakinmajunyaperkembanganteknologi, bisnis yang ingintetapbertahan dan berkembangharusmengintegrasikanteknologikedalamorganisasi. Teknologi yang paling seringdiintegrasikanadalahTeknologiInformasi. PT BJMS merupakan salah satuperusahaan yang telah di integrasikanteknologiinformasi yang dapatmembantuperusahaandalammenjagakestabilan dan meningkatkankinerjadarisuatuorganisasi. Untukmemastikanbahwateknologiinformasi yang di integrasikankedalamorganisasidapatbekerja optimal, makadibutuhkan framework yang dapatmembantudalampengelolaanlokasi dan keperluandariteknologiinformasi. Dalampenelitianini, semuatahapan yang dilakukansesuaidengan IT Governance road map dimulaidaristudiliteratur, wawancara, observasi, analisiskondisi Existing, hinggaperbandingandengan framework ITIL versi 3. Hasil yang didapatdariperhitungan scoring yaitu 11 sub-proses yang memilikibobot, dan 2 sub-proses yang memilikibobot 5. Sub-proses yang dipilihadalah facilities and data centre management. Dalam facilities and data centre management terdapat 9 komponen facilities management dan 7 faktorkunci data centre management, yang terdiridari 40 kriteria yang perludipenuhi oleh organisasi. Dari kriteria yang disebutkan, PT BJMS telahmemenuhi 27 kriteriadengan 13 kriteriatidakdapatdipenuhi. Sehinggadapatdisimpulkanbahwa PT. BJMS masihmemilikiruanguntukditingkatkan dan dikembangkanmenjadi yang lebihbaik.References
Elsaddai, S. B., dan Andry, J. F., 2018, Audit Sistem Informasi Inventory Menggunakan Kerangka Kerja Cobit 5 Di Pt. Everlight, Ikraith-Informatika, Vol. 2, No. 1, Jakarta.
Saraswati, T. (2018), Desain Tata Kelola Teknologi Informasi Ramah Lngkungan Berbasis ITIL Versi 3.
Putri, A. F. (2018), Audit Layanan Informasi Tribun Lampung Menggunakan Framework ITIL (Infrastructure Technology Information Library).
Sari, T. D. A. (2014), Evalusi IT Change Management dengan Menggunakan Framework ITIL Versi 3: Studi Kasus PT. XL Axiata Tbk.
Assegaff, A. (2018), Perencanaan Information Technology Incident Management Menggunakan Information Technology Infratructure Library (ITIL) Versi 3 pada PT. Terminal Petikemas Surabaya.
Putra, H. L., Darwiyanto, E. & Wisudiawan, G. A. A. (2015), Audit Infrastruktur Teknologi Informasi Berbasis ITIL Versi 3 Domain Service Operation pada FMS Departemen Engineering PT. Grand Indonesia
Tjok, R. (2008). Entreprise Resource Planning.
Sugiyono, P. D. (n.d.). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.
Maita, I., & Akmal, S. (2016). Analisis Tata Kelola Teknologi Informasi dengan Bset Practice ITIL V3 Service Operation (Studi Kasus: Pustaka dan Arsip Kampar) 1,2. Jurnal Ilmiah Rekayasa Dan Manajemen Sistem Informasi, 2(1), 60–65.
Lillycrop, C. A. (2007). ITSMF An Introductory Overview of ITIL ® V3.HP), Cannon David, D. W. (HP). (n.d.). ITIL Version 3 Service Operation. ITIL Version 3 Service Operation.
Aisha, L., Wardani, K., & Ramadani, L. (2016). Perancangan Tata Kelola Layanan Teknologi Informasi Menggunakan ITIL versi 3 Domain Service Transition Dan Service Operation Di Pemerintah Kota Bandung, 2(2).
Infitharina, E. (2007). Penerapan Information Technology Infrastructure Library Framework Pada Sistem ( Studi Kasus : Pt Tridas Widiantara ).
Fransiska, Murahartwaty, dan Karma, A. (2015). Perancangan Service Operation pada Layanan TI PT.XYZ dengan Menggunakan Framework ITIL Versi 3. E-Proceeding of Engineering, 5079.
OGC. (2007). ITIL Best Management Practice Service Strategy. Norwich: TSO
OGC. (2007). ITIL Best Management Practice Service Design. Norwich: TSO
OGC. (2007). ITIL Best Management Practice Service Operation. Norwich: TS
Saraswati, T. (2018), Desain Tata Kelola Teknologi Informasi Ramah Lngkungan Berbasis ITIL Versi 3.
Putri, A. F. (2018), Audit Layanan Informasi Tribun Lampung Menggunakan Framework ITIL (Infrastructure Technology Information Library).
Sari, T. D. A. (2014), Evalusi IT Change Management dengan Menggunakan Framework ITIL Versi 3: Studi Kasus PT. XL Axiata Tbk.
Assegaff, A. (2018), Perencanaan Information Technology Incident Management Menggunakan Information Technology Infratructure Library (ITIL) Versi 3 pada PT. Terminal Petikemas Surabaya.
Putra, H. L., Darwiyanto, E. & Wisudiawan, G. A. A. (2015), Audit Infrastruktur Teknologi Informasi Berbasis ITIL Versi 3 Domain Service Operation pada FMS Departemen Engineering PT. Grand Indonesia
Tjok, R. (2008). Entreprise Resource Planning.
Sugiyono, P. D. (n.d.). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.
Maita, I., & Akmal, S. (2016). Analisis Tata Kelola Teknologi Informasi dengan Bset Practice ITIL V3 Service Operation (Studi Kasus: Pustaka dan Arsip Kampar) 1,2. Jurnal Ilmiah Rekayasa Dan Manajemen Sistem Informasi, 2(1), 60–65.
Lillycrop, C. A. (2007). ITSMF An Introductory Overview of ITIL ® V3.HP), Cannon David, D. W. (HP). (n.d.). ITIL Version 3 Service Operation. ITIL Version 3 Service Operation.
Aisha, L., Wardani, K., & Ramadani, L. (2016). Perancangan Tata Kelola Layanan Teknologi Informasi Menggunakan ITIL versi 3 Domain Service Transition Dan Service Operation Di Pemerintah Kota Bandung, 2(2).
Infitharina, E. (2007). Penerapan Information Technology Infrastructure Library Framework Pada Sistem ( Studi Kasus : Pt Tridas Widiantara ).
Fransiska, Murahartwaty, dan Karma, A. (2015). Perancangan Service Operation pada Layanan TI PT.XYZ dengan Menggunakan Framework ITIL Versi 3. E-Proceeding of Engineering, 5079.
OGC. (2007). ITIL Best Management Practice Service Strategy. Norwich: TSO
OGC. (2007). ITIL Best Management Practice Service Design. Norwich: TSO
OGC. (2007). ITIL Best Management Practice Service Operation. Norwich: TS
Downloads
Published
2019-08-26
Issue
Section
Articles
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak untuk publikasi pertama jurnal dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat Pengaruh Akses Terbuka).